12 September 2019

VAN KIPPERSLUIS: BOBOTOH SANGAT GILA


Gelandang PERSIB Kevin van Kippersluis mengaku sangat terkesan dengan suasana yang dihadirkan bobotoh saat laga kontra PSS Sleman di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat 30 Agustus 2019 lalu.

Bagi dia, apa yang tersaji di stadion saat itu adalah hal yang luar biasa. Menurut Van Kippersluis, dukungan yang diberikan bobotoh untuk menciptakan atmosfer di stadion amat berpengaruh terhadap permainan tim di lapangan, sehingga mampu mengangkat spirit seluruh pemain.
"(Atmosfer) bobotoh sangat gila! Sangat bagus, saya sangat suka itu karena ketika memasuki stadion ada semacam ledakan semangat. Jadi itu sangat gila. Sangat menyenangkan bermain dengan atmosfer tersebut," kata Kippersluis di Lapangan Lodaya, Kamis 4 September 2019.
"Jadi selamat untuk bobotoh, mereka bernyanyi sepanjang laga dan demi mereka kami bertanding," imbuhnya.
Pemain bernomor punggung 20 ini mengaku senang juga dengan suasana tim. Hal itu membuat proses adaptasinya bersama tim lebih cepat dan berjalan baik, termasuk dalam hal bahasa yang menurutnya tidak terlalu sulit.
"Rekan-rekan yang baik di tim, berbicara beberapa kata dengan bahasa Inggris, tapi saya juga mencoba belajar Bahasa Indonesia, beberapa kata saya sudah sedikit tahu, tapi saya mencoba belajar lebih," ucapnya. ***

BEBERAPA TIPS UNTUK NASEHAT PERNIKAHAN


1. KETIKA AKAN MENIKAH
Janganlah sekadar mencari istri, tapi carilah ibu bagi anak-anak kita. Janganlah sekadar mencari suami, tapi carilah ayah bagi anak-anak kita.
2. KETIKA MELAMAR
Anda bukan sedang meminta kepada orang tua/wali si gadis, tetapi meminta kepada Allah melalui orang tua/wali si gadis.
3. KETIKA AKAD NIKAH
Anda berdua bukan menikah di hadapan penghulu, tetapi menikah di hadapan Allah SWT.
4. KETIKA RESEPSI PERNIKAHAN
Catat dan hitung semua tamu yang datang untuk mendoakan Anda, karena Anda harus berpikir untuk mengundang mereka semua dan meminta maaf apabila Anda berfikir untuk BERCERAI karena menyianyiakan doa mereka.
5. SEJAK MALAM PERTAMA
Bersyukur dan bersabarlah. Anda adalah sepasang anak manusia dan bukan sepasang malaikat.
6. SELAMA MENEMPUH HIDUP BERKELUARGA
Sadarilah bahwa jalan yang akan dilalui tidak melalui jalan bertabur bunga, tapi juga semak belukar yang penuh onak dan duri.
7. KETIKA BIDUK RUMAH TANGGA OLENG
Jangan saling berlepas tangan, tapi sebSiti nya justru semakin erat berpegang tangan.
8. KETIKA BELUM MEMILIKI ANAK
Cintailah istri atau suami Anda 100%.
9. KETIKA TELAH MEMIKI ANAK
Jangan bagi cinta anda kepada suami/istri dan anak Anda, tetapi cintailah istri atau suami Anda 100% dan cintai anak-anak Anda masing-masing 100%.
10. KETIKA EKONOMI KELUARGA BELUM MEMBAIK
Yakinlah bahwa pintu rizki akan terbuka lebar berbanding lurus dengan tingkat ketaatan suami dan isteri.
11. KETIKA EKONOMI MEMBAIK
Jangan lupa akan jasa pasangan hidup yang setia mendampingi kita semasa menderita.
12. KETIKA ANDA ADALAH SUAMI
Boleh bermanja-manja kepada istri tetapi jangan lupa untuk bangkit secara bertanggung jawab apabila istri membutuhkan pertolongan Anda.
13. KETIKA ANDA ADALAH ISTRI
Tetaplah berjalan dengan gemulai dan lemah lembut, tetapi selalu berhasil menyelesaikan semua pekerjaan.
14. KETIKA MENDIDIK ANAK
Jangan pernah berpikir bahwa orang tua yang baik adalah orang tua yang tidak pernah marah kepada anak, karena orang tua yang baik adalah orang tua yang jujur kepada anak.
15. KETIKA ANAK BERMASALAH
Yakinilah bahwa tidak ada seorang anak pun yang tidak mau bekerjasama dengan orangtua, yang ada adalah anak yang merasa tidak didengar oleh orang tuanya.
16. KETIKA ADA PRIA IDAMAN LAIN
Jangan diminum, cukuplah suami sebagai obat.
17. KETIKA ADA WANITA IDAMAN LAIN
Jangan dituruti, cukuplah istri sebagai pelabuhan hati.
18. KETIKA MEMILIH POTRET KELUARGA
Pilihlah potret keluarga sekolah yang berada dalam proses pertumbuhan menuju potret keluarga bahagia.
19. KETIKA INGIN LANGGENG DAN HARMONIS
Gunakanlah formula 7 K:
1. Ketakwaan
2. Kasih sayang
3. Kesetiaan
4. Komunikasi dialogis
5. Keterbukaan
6. Kejujuran
7. Kesabaran
Barakallahufiikum...
"Ya Rabb, berikanlah kepada kami pendamping hidup yang terbaik dari sisi-Mu, pendamping yang menjadi sahabat dalam urusan agama, urusan dunia dan akhirat."
Aamiin Ya Rabbal Alamiin...

Kisah Pahlawan Frederich Silaban yang Diminta Presiden Soekarno, Pria Kristen Lulusan STM Bangun Masjid Terbesar di Indonesia



Tak banyak yang mengenal nama Frederich Silaban, apa lagi Generasi Muda angkatan 80-an sampai pada Generasi Muda yang sekarang. Frederich Silaban yang lahir pada tanggal 12 Desember 1912 disebuah Desa terpencil di bagian utara Provinsi Sumatera Utara, tepatnya didesa Bonan Dolok, Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Husudutan (Humbahas) Sumatera Utara sekarang.
Frederich Silaban adalah seorang arsitek otodidak yang mengarsiteki Pembangunan Mesjid Istiqlal, Mesjid terbesar di Asia Tenggara, dan terkenal sampai ke mancanegara.
Berawal dari mengikuti Sayembara Desain arsitektur Mesjid Istiqlal Jakarta pada Tahun 1954. Dimana dalam syayembara itu ketua Dewan Jurinya Adalah Ir.Soekarno yang juga Presiden pertama Republik Indonesia.
Dengan penuh percaya diri Frederich Silaban, turut sebagai peserta dengan mengirimkan desain arsitektur Mesjid Istiqlal Jakarta.
Dari sekian ratus peserta yang mengikuti sayembara itu, tiga puluh peserta dinyatakan lolos untuk dilakukan penilaiaan atas karyanya termasuk desain arsitektur masjid Istiqlal milik Frederich Silaban.
Setelah dilakukan penilaian oleh dewan juri yang terdiri dari Ir. Soekarno, Prof.Ir. Rooseno, Ir.H.Juanda, Prof.Ir.Suwardi Hamka, H.Abubakkar Aceh dan Oemar Husein Amin, desain arsitektur Mesjid Istiqlal karya Frederich Silaban terpilih sebagai karya desain arsitektur Istiqlal terbaik pertama.
Dan Qubah Menjid Istiqlal telah diakui oleh Universitas damastadi jerman sebagi hak cipta Frederich Silaban, yang disebut dengan Silaban Dom (Qubah Silaban).
Dari keberhasilan Silaban dalam rancang bangun Mesjid Istiqlal yang tersohor itu, menjadikan frederich silaban menjad seorang arsitek kesayangan Presiden Soekarno. Dari sinilah Silaban yang hanya tamatan Koningen Wilhelmina School) sekolah setingkat STM (Sekolah Tehknik Menengah) pada tahun 1931 melangkahkan kakinya dengan pasti didunia arsitektur Nasional dan internasional.
Setelah Mesjid Istiqlal, banyak karya karya arsitektur Frederich Silaban yang diakui oleh para arsitek dalam dan luar negeri. Seperti rancang bangun Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPMA) Bogor.
Kantor Dinas Perikanan Bogor,
Rumah Dinas Walikota Bogor,
Bank Indonesia Jalan Thamrin Jakarta,
Gedung BLLD Bank Indonesia jalan Kebun Sirih Jakarta,
Gedung BNI 46 jakarta,
Flat BLLD,
Bang Indonesia Jalan Budi Kemuliaan Jakarta,
Gedung BNI 46 Surabaya
Gedung Bank Indonesia di Surabaya,
Markas Besar Angkatan Udara di Pancoran Jakarta,
Gedung Pola Jakarta,
Hotel Banteng yang kemudian menjadi hotel Borobudur,
Gedung Universitan HKBP Nomensen Medan dan masih banyak lagi.
Selain itu Frederich Silaban juga membuat rancangan arsitektur Monumen Nasional (Monas), Menumen Nasional Pembebasan Irian Barat lapangan Banteng Jakarta, Tugu Selamat Datang Bundaran Hotel Indonesia Jakarta, Gerbang Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta, Makam Raden Saleh Bondongan Bogor. Dan Rancang Bangun Cetak Biru Komplek Gelora Bung Karno Jakarta.

Walaupun Frederich Silaban banyak melahirkan karya karya menumental yang tetap abadi sepanjang abad, Namun tidak membuat dirinya menjadi terkenal. Malah dikampung halamannya sendiri Alm Frederich Silaban yang wafat pada tanggal 14 Mei tahun 1984 tidak begitu dikenal, sementara nama besarnya didunia arsitektur sangat terkenal didalam dan diluar negeri.
Banyak orang Batak yang merantau ke Jakarta menjadi terkenal. Ini menandakan bahwa Orang batak itu hebat dan tidak bisa dipungkiri. Seperti TB Simatupang dan TB Silalahi dua jendral yang berasal dari tano batak, DI Panjaitan dan Abdul Haris Nasution juga berasalk dari tano batak dan Batak selatan, termasuk Akbar Tanjung, Davit Napitupulu, Sintong panjaitan, Mahadi Sinambela, Faisl Tanjung, Bomer Pasaribu dan lain sebagainya.
Didunia Musik juga banyak nama nama orang Batak yang terkenal, Rinto Harahap, Edi Silitonga, Carles Hutagalung, Rita Butar Butar, Trio Ambisi, dan sederet nama nama lainnya. Begitu juga dalam dunia Layer (pengacara) juga terdapat nama nama orang Batak seperti, Hotman Paris Hutapea, Todung Mulia Lubis, Hotma Sitompul, Jhon Felix Hutabarat, Hotma Siagian, Ruhut Sitompul, yang kini menjadi politisi, Dan sederet nama pengacara lainnya yang berasal dari tano Batak.

MELAWAN MITOS: MISKIN? KERJA DONG!

Opini: bagaimana kemiskinan selalu terjaga dan terpelihara.

Tulisan lama yang saya pikir masih relevan sampai saat ini
Kemiskinan mungkin adalah kondisi yang sudah setua peradaban itu sendiri. Kemiskinan bisa kita temui hampir di setiap sudut kota hingga tepi desa. Dalam masyarakat hari ini, kemiskinan dipandang sebagai sebuah hal yang “normal” dan bisa diterima. Cara pandang masyarakat terhadap kemiskinan juga sangat beragam. Tapi, pada umumnya kemiskinan dipandang sebagai sebuah “hukuman” atas apa yang dilakukan. Entah malas, bodoh, sampai dosa.
Supriatna (1997:90) menyatakan bahwa kemiskinan adalah situasi yang serba terbatas yang terjadi bukan atas kehendak orang yang bersangkutan. Suatu penduduk dikatakan miskin bila ditandai oleh rendahnya tingkat pendidikan, produktivitas kerja, pendapatan, kesehatan dan gizi serta kesejahteraan hidupnya, yang menunjukkan lingkaran ketidakberdayaan. Kemiskinan bisa disebabkan oleh terbatasnya sumber daya manusia yang ada, baik lewat jalur pendidikan formal maupun nonformal yang pada akhirnya menimbulkan konsekuensi terhadap rendahnya pendidikan informal. Dari pernyataan ini, kita melihat bahwa tanda-tanda kemiskinan bukanlah sebuah hal asing dalam lingkungan sekitar kita.
Karakteristik Kemiskinan
Emil Salim (dalam Supriatna, 1997: 82) mengemukakan lima karakteristik penduduk miskin. Kelima karakterisktik penduduk miskin tersebut adalah: 1) Tidak memiliki faktor produksi sendiri, 2) Tidak mempunyai kemungkinan untuk memperoleh aset produksi dengan kekuatan sendiri, 3) Tingkat pendidikan pada umumnya rendah, 4) Banyak di antara mereka yang tidak mempunyai fasilitas, dan 5) Di antara mereka berusia relatif muda dan tidak mempunyai keterampilan atau pendidikan yang memadai. Berdasarkan karakteristik ini kita bisa sedikit berasumsi bahwa masyarakat miskin memiliki masalah dalam mengakses sumber daya. Baik untuk produksi, kebutuhan fisiologis dan kebutuhan psikologis.
Penyebab Kemiskinan
Banyak sekali teori yang menyatakan asal mula dan penyebab kemiskinan. Tapi saya lebih ingin menunjukkan muara dari penyebab kemiskinan: teori lingkaran setan kemiskinan (vicious circle of poverty) oleh Nurkse. Teori ini menunjukkan sumber kemiskinan: adalah adanya keterbelakangan, ketidaksempumaan pasar, dan kurangnya modal menyebabkan rendahnya produktifitas. Rendahnya produktivitasnya mengakibatkan rendahnya pendapatan yang mereka terima. Rendahnya pendapatan akan berimplikasi pada rendahnya tabungan dan investasi. Rendahnya investasi berakibat pada keterbelakangan, dan seterusnya.
Apakah anda melihat apa yang saya lihat dari teori ini? Karena saya melihat kunci dari masalah kemiskinan adalah: modal. Ya, modal menjadi masalah karena modal menjadi syarat dalam mengakses sumber daya. Baik sumber daya alam sampai manusia. Masalah modal ini erat kaitannya dengan kepemilikan dan penimbunan. Kepemilikan terhadap sumber daya tentu akan menyebabkan sumber daya tersebut hanya dapat diakses oleh segelintir individu. Penimbunan akan menyebabkan sumber daya terkumpul tanpa dapat dimanfaatkan oleh individu yang membutuhkan. Apa yang terjadi ketika dua hal diatas terjadi? Akan ada (banyak) individu yang tidak dapat mengakses sumber daya dan tidak dapat memenuhi kebutuhannya. Kondisi inilah yang disebut kemiskinan. Disinilah sumbernya! Ketika kita bicara kemiskinan diakibatkan karena malas, bodoh, dosa, takdir, dan lain sebagainya, sebenarnya kita hanya bicara satu helai rambut dari monster kemiskinan.
Mitos 1: Kerja agar tidak miskin
Biasanya kata-kata ini dikeluarkan oleh mereka yang sudah memiliki pekerjaan yang layak dan mapan. Kenyataanya, sebagian besar orang miskin adalah para pekerja. Pekerjaan yang dilakukan orang miskin ini seringkali lebih berat dibandingkan pekerjaan lain yang memiliki penghasilan baik. Belum lagi jika kita bicara penghisapan dan pemerasan yang terjadi. Baik dari tengkulak, mandor, sampai boss.
Mitos 2: Pintar agar tidak miskin
Biasanya kata-kata ini disampaikan para pekerja dengan pendidikan tinggi dan minimal S1. Kenyataannya, sekolah sendiri juga tidak mudah diakses. Pendidikan tetaplah sebuah industri yang menimbun pengetahuan. Dan seperti yang sudah disampaikan, penimbunan menyebabkan hanya sedikit orang yang bisa mengakses. Orang tersebut harus memiliki modal cukup sebagai jalan mengakses sumber daya ilmu ini. Yang kedua, banyak ilmu non praktis yang dijejalkan oleh institusi pendidikan. Sepintar apapun dalam ilmu ini, tetaplah tidak berguna saat penerapan dalam kehidupan. Yang terakhir, institusi pendidikan menerapkan metode dogmatis yang dimana membunuh pemikiran kreatif dan kritis. Pada akhirnya, semua kembali pada ijazah sebagai pernyataan kualitas tanpa melihat kemampuan kerja setiap individu adalah unik.
Mitos 3: Usaha sendiri agar tidak miskin
Ini adalah argumen paling memuakkan yang pernah saya dengar. Saya cukup mengingatkan perkara 1 hal: Modal. Modal disini tidak melulu berupa uang. Modal berupa pengetahuan, ruang, peralatan, sampai kondisi sosial sangat mempengaruhi kemampuan usaha. Dan usaha tetaplah bukan solusi ketika membicarakan kemiskinan. Karena, akar mula permasalahannya bukan bekerja pada boss atau usaha sendiri, melainkan tidak dapat diaksesnya sumber daya untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Sebenarnya, masih banyak “mitos” perkara kemiskinan ini. Tapi tanpa melihat mitos-mitos tadi, akan lebih sederhana jika kita melihat alasan sebenarnya. Puncak masalahnya lebih sederhana dari semua kata-kata motivator dan tokoh publik. Kepemilikan dan penimbunan sumber daya.
Bagaimana solusinya? Masalah yang sederhana punya solusi yang sederhana juga. Tapi apakah banyak yang berani menyetujuinya?

KISAH PAHLAWAN DARI SOLO YANG BERNAMA SOETAMI

Ir. Sutami atau Soetami (lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 19 Oktober 1928 – meninggal di Jakarta, 13 November 1980 pada umur 52 tahun)

Sosok yang satu ini
terbilang langka.
Baik di masa lalu, apalagi di era modern seperti saat ini.
Ir. Sutami adalah Menteri Pekerjaan Umum yang menjabat selama empat kali sejak tahun 1965 hingga 1978. Di bawah pengawasannya, proyek raksasa seperti Gedung DPR, Jembatan Semanggi dan Waduk Jatiluhur, dibangun. Sutami pula yang memimpin proyek pembangunan Bandara Ngurah Rai.
Jika hari lebaran tiba, para tamu pun bersilaturahmi. Namun betapa terkejutnya mereka saat menginjakkan kaki di rumah Menteri Sutami. Bukan kemewahan yang ada, namun rumah sederhana yang atapnya bocor di mana-mana. Padahal sebagai pejabat negara yang menangani proyek-proyek besar, Menteri Sutami bisa saja hidup bergelimang kemewahan.
Sosoknya sangat pendiam dan sederhana. Rumahnya di Jl. Imam Bonjol punia beli secara mencicil dan baru lunas menjelang pensiun. Tak pernah ia menggunakan fasilitas negara di luar pekerjaannya. Saat pensiun, semua ia kembalikan, termasuk mobil dinasnya.
Seorang pengusaha pernah ingin memberinya mobil karena tahu mobil dinas Sutami akan dikembalikan. Namun sang Menteri menolak dengan halus. Ia memilih meminta diskon sedikit dan membayar mobil itu.
Sebagai insinyur sipil lulusan Institut Teknologi Bandung, ia sangat menyukai pekerjaan lapangan. Wartawan kerap memanggilnya 'Menteri yang tidak punya udel'. Sutami mampu jalan kaki puluhan kilometer untuk meninjau daerah terpencil. Jika ada ojek, ia naik. Jika tidak ada, maka menteri sederhana ini akan berjalan kaki hingga bertemu masyarakat sekitar.
Di masa Orde Baru, Sutami menjadi sosok di balik suksesnya transmigrasi dari Pulau Jawa ke beberapa titik yang ada di Pulau Sumatera. Program transmigrasi tersebut dilakukannya dengan sangat mulus. Ia memindahkan penduduk dari Pulau Jawa dengan menggunakan pesawat supaya lebih cepat.
Sutami dengan Bung Hatta
selama masa hidupnya, Ia telah dilantik sebanyak delapan kali sebagai seorang menteri di tiga kabinet yang berbeda.
Tanggal 16 Desember 1981, Presiden Soeharto meresmikan Bendungan Karangkates, Sumberpucung, Kabupaten Malang.

KISAH RASULULLOH SAW ITU LUAR BIASA

Sayyidah Aminah berkata, “Ketika aku mengandung “Kekasihku” Muhammad Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam, di awal masa kehamilanku, yaitu bulan Rajab.
Suatu malam, ketika aku dalam kenikmatan tidur, tiba tiba masuk seorang laki-laki yang sangat elok parasnya, wangi aromanya, dan tampak sekali pancaran cahayanya.

Dia berkata, “Marhaban bika Ya Muhammad (Selamat datang untukmu Wahai Muhammad)”.
Aku bertanya, “Siapa engkau?”
Ia menjawab “Aku Adam, ayah sekalian manusia”
“Apa yang engkau inginkan?”
“Aku ingin membawa kabar gembira. Bahagialah engkau wahai Aminah, engkau sedang mengandung “Sayyidil Basyar” (Pemimpin Manusia)”
Pada bulan kedua datang seorang laki-laki, seraya berkata, “Assalamu’alaika Ya Rasulallah (Salam untukmu wahai utusan Allah)”.
Aku bertanya, “Siapa engkau?”
Ia menjawab, “Aku Tsits”
“Apa yang engkau inginkan”
“Aku ingin menggembirakanmu, bergembiralah wahai Aminah, engkau sedang mengandung “Shohibut Ta’wil wal Hadits” (Pemilik Ta’wil dan Hadits)”
Pada bulan ketiga datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika ya Nabiyallah (Salam untukmu wahai Nabi Allah)”.
Aku bertanya, “Siapa engkau?”
Ia menjawab, “Aku Idris”
“Apa yang engkau inginkan”
“Gembiralah engkau Ya Aminah, engkau sedang mengandung “Nabiyir Ro-iis” (Nabi Pemimpin)”.
Pada bulan keempat datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika ya Habiballah (Salam untukmu wahai Kekasih Allah)”.
Aku bertanya, “Siapa engkau?”
Ia menjawab, “Aku Nuh”
“Apa yang engkau inginkan”
“Bahagialah wahai Aminah, engkau sedang mengandung “Shohibun Nashri wal Futuh” (Pemilik Pertolongan dan Kemenangan)”.
Pada bulan kelima datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika ya shafwatallah (Salam untukmu wahai Sahabat Karib Allah)”.
Aku bertanya, “Siapa engkau?”
Ia menjawab, “Aku Hud”
“Apa yang engkau inginkan”
“Bergembiralah wahai ibu Aminah, engkau sedang mengandung “Shohibusy Syafa’ah fil yawmil Masyhud” (Pemilik Syafaat di Hari persaksian/ Hari kiamat)”.
Pada bulan keenam datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika ya Rohmatallah (Salam untukmu wahai kasih sayang Allah)”.
Aku bertanya, “Siapa engkau?”
Ia menjawab, “Aku Ibrohim AlKholil”
“Apa yang engkau inginkan”
“Bahagialah engkau Ya Aminah, engkau sedang mengandung “Nabiyil Jalil” (Nabi yang Agung)”.
Pada bulan ketujuh datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika ya manikhtaarohullah” (Salam untukmu wahai orang yang telah dipilih Allah)”.
Aku bertanya, “Siapa engkau?”
Ia menjawab, “Aku Isma’il Adz-Dzabih (Yang disembelih)”
“Apa yang engkau inginkan”
“Gembiralah Ya Aminah, engkau sedang mengandung “Nabiyil Malih” (Nabi yang Elok)”.
Pada bulan kedelapan datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika ya Khirotallah” (Salam untukmu wahai pilihan Allah)”.
Aku bertanya, “Siapa engkau?”
Ia menjawab, “Aku Musa putra Imran”
“Apa yang engkau inginkan”
“Kabar gembira Ya Aminah, engkau sedang mengandung “Man Yunzalu ‘alaihil Qur’an” (Orang yang akan diuturunkan padanya Al-Qur’an)”.
Pada bulan kesembilan, yakni bulan Robi’ul Awwal, datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika ya Rosulallah” (Salam untukmu wahai utusan Allah)”.
Aku bertanya, “Siapa engkau?”
Ia menjawab, “Aku Isa putra Maryam”
“Apa yang engkau inginkan”
“Gembiralah engkau Ya Aminah, engkau sedang mengandung “Nabiyil Mukarrom wa rosulil mu’adhom” (Nabi yang dimuliakan dan Rasul yang diagungkan)”.
Syaikh Nawawi Banten, Maulid Ibriz, hlm 17-19.
Detik-detik Kelahiran Nabi Muhammad SAW
Telah disebutkan bahwa sesungguhnya pada bulan ke sembilan kehamilan Sayyidah Aminah (Robi'ul-Awwal) saat hari-hari kelahiran Nabi Muhammad saw sudah semakin dekat, Alloh swt semakin melimpahkan bermacam anugerah-Nya kepada Sayyidah Aminah mulai tanggal 1 hingga malam tanggal 12 Robiul-Awwal malam kelahiran Al-Musthofa Muhammad saw.
Pada Malam Pertama (ke 1) :
Alloh swt melimpahkan segala kedamaian dan ketentraman yang luar biasa sehingga Sayyidah Aminah merasakan ketenangan dan kesejukan jiwa yang belum pernah dirasakan sebelumnya.
Pada malam ke 2 :
Datang seruan berita gembira kepada ibunda Nabi Muhammad saw yang menyatakan dirinya akan mendapati anugerah yang luar biasa dari Alloh swt.
Pada malam ke 3 :
Datang seruan memanggil :
“Wahai Aminah … sudah dekat saat engkau melahirkan Nabi yang agung dan mulia, Muhammad Rosululloh saw yang senantiasa memuji dan bersyukur kepada Alloh swt.”
Pada malam ke 4 :
Sayyidah Aminah mendengar seruan beraneka ragam tasbih para malaikat secara nyata dan jelas.
Pada malam ke 5 :
Sayyidah Aminah mimpi bertemu dengan Nabi Alloh Ibrohim as.
Pada malam ke 6 :
Sayyidah Aminah melihat cahaya Nabi Muhammad saw memenuhi alam semesta.
Pada malam ke 7 :
Sayyidah Aminah melihat para malaikat silih berganti saling berdatangan mengunjungi kediamannya membawa kabar gembira sehingga kebahagiaan dan kedamaian semakin memuncak.
Pada malam ke 8 :
Sayyidah Aminah mendengar seruan memanggil dimana-mana, suara tersebut terdengar dengan jelas mengumandangkan :
“Berbahagialah wahai seluruh penghuni alam semesta, telah dekat kelahiran Nabi agung, Kekasih Alloh swt Pencipta Alam Semesta.”
Pada malam ke 9 :
Alloh swt semakin mencurahkan rohmat kasih sayang kepada Sayyidah Aminah sehingga tidak ada sedikitpun rasa sakit, sedih, susah, dalam jiwa Sayyidah Aminah.
Pada malam ke 10 :
Sayyidah Aminah melihat tanah Tho’if dan Mina ikut bergembira menyambut akan kelahiran Nabi Muhammad saw.
Pada malam ke 11 :
Sayyidah Aminah melihat seluruh penghuni langit dan bumi ikut bersuka cita menyongsong kelahiran Sayyidina Muhammad saw.
Malam detik-detik kelahiran Nabi Muhammad saw, tepat tanggal 12 Robi’ul-Awwal di sepertiga malam. Di malam ke 12 ini langit dalam keadaan cerah tanpa ada mendung sedikitpun. Saat itu Sayyid Abdul Mutholib (kakek Nabi Muhammad saw) sedang bermunajat kepada Alloh swt di sekitar Ka’bah. Sedangkan Sayyidah Aminah sendiri di rumah tanpa ada seorang pun yang menemaninya.
Tiba-tiba Sayyidah Aminah melihat tiang rumahnya terbelah dan perlahan-lahan muncul 4 wanita yang sangat masing² sangat jelita, anggun dan cantik, diliputi dengan cahaya kemilau yang memancar serta semerbak harum memenuhi seluruh ruangan.
Wanita pertama datang berkata :
”Sungguh berbahagialah engkau wahai Aminah, sebentar lagi engkau akan melahirkan Nabi yang agung, junjungan semesta alam. Beliaulah Nabi Muhammad saw. Kenalilah aku, bahwa aku adalah istri Nabi Alloh Adam as, ibunda seluruh ummat manusia, aku diperintahakan Alloh untuk menemanimu.”
Kemudian datanglah wanita kedua yang menyampaiakan kabar gembira :
“Aku adalah istri Nabi Alloh Ibrohim as yang diperintahkan Alloh swt untuk menemanimu.”
Begitu pula menghampiri wanita yang ketiga :
”Aku adalah Asiyah binti Muzahim yang diperintahkan Alloh untuk menemanimu.”
Datanglah wanita ke empat :
”Aku adalah Maryam, ibunda Isa as datang untuk menyambut kehadiran putramu Muhammad Rosululloh.”
Sehingga semakin memuncak rasa kedamaian dan kebahagiaan ibunda Nabi Muhammad saw yang tidak bisa terlukiskan dengan kata-kata.
Keajaiban berikutnya Sayyidah Aminah melihat sekelompok demi sekelompok manusia bercahaya berdatangan silih berganti memasuki ruangannya dan mereka memanjatkan puji-pujian kepada Alloh swt dengan berbagai macam bahasa yang berbeda.
Detik berikutnya Sayyidah Aminah melihat atap rumahnya terbuka dan terlihat oleh beliau bermacam-macam bintang di angkasa beterbangan yang sangat indah berkilau cahayanya.
Detik berikutnya Alloh swt memerintahkan kepada Malaikat Ridhwan agar mengomandokan seluruh bidadari sorga agar berdandan cantik dan rapi, memakai kain sutra dan segala macam bentuk perhiasan dengan bermahkotan emas, intan permata yang bergemerlapan, dan menebarkan wangi-wangian sorga yang harum semerbak ke segala penjuru, lalu beribu ribu bidadari² itu dibawa ke alam dunia oleh Malaikat Ridhwan, terlihat wajah bidadari² itu gembira.
Lalu Alloh swt memanggil :
“Yaa Jibril … serukanlah kepada seluruh arwah para Nabi, para Rosul, para wali agar berkumpul, berbaris rapi, bahwa sesungguhnya Kekasih-Ku cahaya di atas cahaya, agar disambut dengan baik dan suruhlah mereka mnyambut kedatangan Nabi Muhammad saw.
Yaa Jibril … perintahkanlah kepada Malaikat Malik agar menutup pintu-pintu neraka dan perintahakan kepada Malaikat Ridhwan untuk membuka pintu-pintu sorga dan bersoleklah engkau dengan sebaik-baiknya keindahan demi menyambut kekasih-Ku Nabi Muhammad saw.
Yaa Jibril… bawalah beribu ribu malaikat yang ada di langit, turunlah ke bumi, ketahuilah Kekasih-Ku Muhammad saw telah siap untuk dilahirkan dan sekarang tiba saatnya Nabi Akhiruzzaman.”
Dan turunlah semua malaikat, maka penuhlah isi bumi ini dengan beribu ribu malaikat. Sayyidah Aminah melihat malaikat itupun berdatangan membawa kayu-kayu gahru yang wangi dan memenuhi seluruh jagat raya. Pada saat itu pula mereka semua berdzikir, bertasbih, bertahmid, dan pada saat itu pula datanglah burung putih yang berkilau cahayanya mendekati Sayyidah Aminah dan mengusapkan sayapnya pada Sayyidah Aminah, maka pada saat itu pula lahirlah Nabi Muhammad Rosululloh saw dan tidaklah Sayyidah Aminah melihat kecuali cahaya, tak lama kemudian terlihatlah jari-jari Nabi Muhammad saw bersujud kepada Alloh seraya mengucapkan :
“Allohu Akbar ... Allkhu Akbar ... Wal-Hamdulillahi katsiro, wasubhanallohi bukrotan wa ashila...”
Kegembiraan memancar dari setiap sudut alam raya, gemuruh sholawat memenuhi semesta dengan bahasa yang berbeda beda dan dengan cara yang bermacam macam pula
وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ
Tidaklah Kami MENGUTUS Engkau (Muhammad) Melainkan Sebagai Rahmat Bagi Seluruh Alam (Al-Anbiya)
Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad wa alaa sayyidina Muhammad
“Yaa Nabi Salam Alaika … Yaa Rosul Salam Alaika … Yaa Habib Salam Alaika … Sholawatulloh Alaika ... ”
Semoga Selawat dan salam senantiasa tercurahkan untuk Nabi Muhammad SAW berserta kluarga & para shabat yang menngikutinya dan kita umatnya hinga Akhir zaman semoga kita memperoleh syafaatnya kelak.
Ya Allah ya rabb..
Semoga Engkau bangkitkan kami dalam barisan yang sama bersama Rasul kami Ya Habibi Yaa Rasulullah
Aamin Ya Robbal Alamiin
(Diriwayatkan dari Imam Syihabuddin Ahmad bin Hajar Al-Haitami Asy-syafi’i. Dalam kitabnya “Anni’matul-Kubro ’alal-alam).
*(tanda arah panah = maqom Sayyidatina Aminah RA ( Ibunda Rosululloh SAW)

TIPS MEMBAGI GAJI ISTRI DI RUMAH

"Karaokean yuk Bro".
"Kagak ada duit Bro".
"Dih... gaji udah gede masa gak ada duit," Nita menimpali.
"Biasa... keuangan di pegang bendahara dirumah".
"Suami takut istri loe ya, hahaha," ujar Nita usai menyeruput thai tea kesukaannya.
"Iya ih kerja yang capek loe..., masa uangnya dipegang istri semua, sisain buat nyenengin diri sendiri juga dong Bro!" Wendy menepuk bahu Bayu sambil memegang kopi St*rb*cks andalan mood boosternya.

"Istri gue juga capek kerja tau...".
"Kerja apaan... , bukannya istri loe pengangguran?" tanya Nita sambil mengernyitkan dahi, karena yang dia tau istri Bayu hanya di rumah saja.
"Istri gue bukan pengangguran, dia bekerja!, bahkan gaji yang gue berikan sepertinya kurang buat membayarnya".
"Kerja apaan?, palingan shopping atau nyalon, hahahaha. " Wendy ketawa karena merasa jawaban Bayu aneh.
"Setiap wanita punya pilihan untuk bekerja friend...., Ada yang memilih bekerja di ranah domestik dan ada yang memilih bekerja di ranah umum".
Wendy dan Nita terdiam, lalu Bayu melanjutkan pembicaraannya.
"Nah, istri gue memilih kerja di ranah domestik, dia menyediakan waktunya full 24 jam untuk melayani gue dan anak anak gue, menyediakan apa yang kita butuhkan dan selalu siapa siaga dan ada saat kita butuhkan, so bagi gue dia istri yang baik yang pantas menerima semua gaji gue"
"Terus menurut loe istri yang bekerja itu gak baik?" Nita merasa tersinggung.
"Oh... No..., gue sedang tak bahas wanita bekerja, karena semua dengan pilihan masing masing, dan tentu dengan konsekuensi masing-masing, disini gue cuma gak pengen wanita yang bekerja di ranah domestik di pandang sebelah mata, karena keduanya sama-sama baik dan tentu dengan tujuan masing-masing".
Nita mulai menyadari jika yang dikatakan bayu itu benar. Sambil sesekali memandang foto keluarga di meja kerjanya, Bayu melanjutkan pembicaraannya.
"Istri gue adalah chef yg baik buat gue, menu apa yang gue minta dia selalu sajikan di meja. Andai gue dan 2 anak gue makan di luar, 3x sehari kali 3 orang kali 25.000 kali sebulan, berapa sudah totalnya friend, kisaran 6.750.000"
"Kalau gue laundriin baju gue dan anak anak gue sebulan kisaran 200.000, total 6.950.000"
"Kalau gue pake jasa antar jemput sekolah anak gue, sebulan 450.000, total 7.400.000"
"Kalau gue bayar orang buat bersihkan rumah, sebulan 700.000, total 8.100.000"
"Kalau gue bayar baby sitter buat ngurus anak gue yabg balita, sebulan 2.500.000, total 10.600.000,"
"Dan belum pelayanan ++ dari istri gue yang gue dapatin secara gratis kapan saja gue mau. Bayangin kalau gue pake jasa luar, seminggu bisa habis gaji gue!".
"Disini gue bukan mau itung-itungan ya friend, itu kenyataan, karena gaji gue yang gak sampai 8 juta aja, tapi di tangan istri gue bisa cukup untuk semua itu, bahkan bisa buat bayar sekolah anak gue + bisa bayar cicilan rumah pula".
"Itu kenapa gue sayang banget sama istri gue, karena apa yang gue berikan itu tak ada apa-apanya dibandingkan dengan pengorbanan dan pengabdian dia ke gue dan anak-anak gue".
"Dan satu hal lagi, kalau istri gue nyalon itu juga demi agar terlihat cantik buat gue, dan saat dia shopping, dia sering mendahulukan kebutuhan gue dan anak-anak gue, jadi tak ada salahnya mau shopping atau nyalon juga".
Mendengar ceramah panjang Bayu, Wendy dan Nita tak berani berkata sepatah katapun.
"Makanya gue gak bisa senang-senang sendiri, kalau gue senang-senang mereka juga harus senang-senang, karena mereka yang akan selalu ada di saat gue susah dan senang".